Pasrah


Pasrah…..

Sekarang aku pasrah atas apa yang terjadi,

Tidak mengeluh, tidak marah dan tidak kecewa.

Pasrah…..

Mungkin ini rencana-Nya atas semua do’a dan kesabaran yang selama ini aku lakukan.

Pasrah…..

Meskipun hasilnya tidak sesuai dengan keinginan dan harapan, namun ini adalah yang terbaik menurut-Nya.

Pasrah…..

Mencoba menerima, bersyukur, ikhlas, melepaskan, melupakan, tersenyum dan ikhlas.

Pasrah…..

Mungkin ini cara-Nya agar belajar bahwa kesabaran itu tidak ada batasnya, karena sesungguhnya batasan kita yang menciptakan.

Pasrah…..

Mungkin hanya itu yang bisa aku lakukan sekarang, disamping terus berjalan dan berlari mengejar mimpi-mimpi yang sempat tertunda.

Pasrah…..

Tuhan aku pasrah dan menyerah…..

😥

Advertisements

Diam


Diam.

Mungkin hanya itu yang bisa saya lakukan sekarang, tidak bicara apapun, tentang apapun, kepada siapapun karena semua yang saya lakukan pasti salah dan membuatmu terus marah.

Diam.

Mungkin itu salah satu kelemahan saya, tidak pernah bisa marah, selalu memaafkan walaupun berulang kali disakiti, tidak pernah menjelaskan bahwa semua itu hanyalah kesalahpahaman semata.

Diam.

Mungkin itu satu – satunya solusi dari semua permasalahan yang sedang terjadi, karena pada akhirnya waktu yang akan menjelaskan semua tentang kebenaran, ketulusan dan kesetiaan.

Diam.

Mungkin itu adalah salah satu cara untuk mengetahui seberapa dalam rasa ikhlas dari sebuah kehilangan dan melepaskan, seberapa besar tingkat kesabaran. Karena pada akhirnya saya akan bersabar, sampai kesabaran itu akan habis kesabarannya karena kesabaranku.

Diam.

Mungkin itu satu – satunya jawaban bahwa aku tidak pernah pergi untuk meninggalkan, tetap bertahan sampai aku menyerah kemudian pergi dan tidak akan pernah kembali.

Diam.

Mungkin merupakan cara untuk mengetahui tentang arti dari sebuah kejujuran, kesetiaan, pengkhianatan, permusuhan, pertemanan dan persahabatan.

Diam.

Mungkin hanya itu yang bisa saya lakukan sekarang disaat aku perlahan – lahan mulai menyerah…..